.:: Open Minded ::.

April 26, 2008

Sedikit cerita tentang kebohongan ROY SURYO

Filed under: Umum
Ini ada  EMAIL yg masuk dan minta di publishkan kalo ada kesalahan atau kekesalan atas nama yang tercantum di bawah ini  di luar tanggung jawab saya,,,, sekali lagi saya mohon maaf terlepas dari setuju atau tidaknya saya atas email di bawah ini… Terima kasih 
 
 
 
ttg parabola di rumahnya….
itu pernah masuk di acara tv…
katanya sih : "di udara ini banyak sekali informasi yang lewat,….
sayang kalo lewat begitu saja…"

djabah wrote:
Setuju 100% MasAjijogjasingapor e…
Seharusnya RS ini mungkin salah mengartikan antara telematika dengan metafisika. RS mungkin lebih tepat menjadi ahli metafisika, menjadi motivator cara membohongi orang misalnya.Yang saya bingung, RS ini hidup darimana sebenarnya? dari mengibuli orang2 dengan mengadakan seminar2 atau bagaimana kok sampai bisa punya puluhan parabola & televisi dirumahnya hehehe…

— In detikinet@yahoogrou ps.com, <ajijogjasingapore@ …>
wrote:

*Mari Mengenal Kebusukan Roy Suryo (last update 20-maret-2008) *
PREVIEW
Roy Suryo adalah orang awam yang menganggap dirinya sebagai pakar
telematika. Nama lengkap berikut gelarnya adalah KRMT Roy Suryo
Notodiprojo. Roy Suryo bisa menjadi terkenal karena kemampuannya
menetek pada kebodohan segelintir wartawan di Indonesia yang malas
melakukan cross check berita ke pakar yang sesungguhnya

GAYA KHAS

dalam membodohi publik, roy suryo biasanya menggunakan kata kata berikut :

 * Metadata = Pemalsuan metadata artinya mengganti beberapa bagian dari isi pesan tersebut. Bener gag ne?
 * 68% = 68% berasal dari pernyataan Roy Suryo bahwa dari seluruh anggota Friendster, 68%-nya adalah Palesu. Dan tentunya angka 68% ini berasal dari estimasi yang tidak berdasar. Angka 68% adalah angka mistis paling populer dari Roy Suryo, tetapi selain 68%, ybs pernah mengeluarkan angka-angka mistis lain seperti
   88%,48% dan 28%.
* Trend Sesaat = Percayalah pada Roy Suryo, satu-satunya Pakar Telematika di INDONESIA bahwa Blog adalah Trend Sesaatâ„¢
* Tidak kompeten = dan merasa dirinya paling kompeten
* Katarsis
* Karakter Asinan = merupakan plesetan dari "Character Assassination" ,sebuah istilah yang sering dilontarkan Roy Suryo terhadap tokoh-tokoh protagonis.
* Norak = karena roy suryolah yang paling tidak norak
* Mendambakan Sesuatu Seperti Sediakala = pernyataan yang dilontarkan ketika dia menemukan lagu indonesia raya versi zaman penjajahan diserver milik belanda
* Kemane Aje Lu = khas sang ruy suryo
* Saya yakin bahwa itu palsu = karena roy suryolah pakar telematika yang terbaik
* Ke mana-mana ROY SURYO selalu ditemani benda pusaka: tiga handphone, sebuah handy talkie, dan laptop. Itu belum apa-apa. Delapan parabola dan sepuluh televisi ngendon di rumahnyaâ€"beberapa rakitan sendiri.
Menurut dia, letak Indonesia di garis katulistiwa kerap dilewati berbagai satelit, "Bodoh kalau kita tak memanfaatkannya untuk gratisan," tuturnya sambil terbahak. Kesepuluh televisi itu ada di berbagai sudut rumahnya, termasuk di kamar mandi. Dan itulah tempat favoritnya membaca buku,atau mandi sambil nonton televisi.
* Cara tidurnya tidak biasa: tidur di atas jam tiga dini hari dan bangun pukul 05.00. Kesempatan lain untuk tidur di taksi   atau pesawat. "Bukan waktu tapi kualitasnya, " komentarnya soal tidurnya.
* perkataannya halus diawal
* tiba-tiba "meledak" walaupun disamarkan dalam kata2nya yg tetap halus
* dalam kalimatnya selalu ada narsisme
* selalu menyebut orang2 terkenal dlm commentnya
* bersandiwara seakan-akan ia hanya teman/kenalan RS walaupun dalam kenyataan tulisannya ia sangat memahami "who is"
* sering mengatakan "telah melakukan pengajian teknologi" dalam membuktikan suatu masalah EJEKAN sindiran yang manis   buat   roy surryo oleh beberapa komunitas :
* Kampret, ini adalah cara paling umum untuk menyebut gelar kebangsawanan KRMT
* Kermit, cara lain untuk menyebut gelar KRMT
* You Know Who
* Kutu KRMT
* KRMT = Keren Rapi Manis Terdidik
* Sang Pakar
* Pelawak Digital
* Pakar Pornomatika, karena kecenderungannya untuk melibatkan diri dalam berbagai kasus foto panas, seperti misalnya   Bjah,   Artika Sari Dewi, dlls.
* Sang Pembina, karena upayanya membina Priyadi dan Herman Saksono
* GildeRoy karena mirip dengan karakter Gilderoy Lockhart di film Harry Potter
* Sang Tebar Pesona, karena seringnya tebar pesona bila ada sesuatu tentang telematika indonesia
  LAIN LAIN

1. Roy Suryo disinyalir adalah penyebab seringnya terjadi kecelakaan pada Tol Cipularang di sekitar KM 68.
2. Roy Suryo sebenarnya bukan ahli telematika melainkan ahli aritmatika, terbukti dia mampu menghitung data statistik       dengan sangat cepat (contoh : 68%)
3. Roy Suryo merupakan ahli telematika yang menguntungkan bagi provider Telekomunikasi, buktinya setiap ada berita baru
   selalu kirim SMS pada Wartawan
4. Roy Suryo merasa berhak menentukan menteri, terbukti waktu dipilihnya Muhammad Nuh menjadi Menkoinfo Yang baru, dia         SMS ke wartawan kalo dia tidak mengenal Muhammad Nuh.
5. Roy Suryo mengangap dirinya sebagai ‘Penemu’ versi asli lagu ‘Indonesia Raya’.
6. Roy Suryo seorang "antek penjajah jepang", dari video lagu "Indonesia raya" yang dia sebarkan menggambarkan bahwa       kemerdekaan Indonesia merupakan hadiah dari jepang dengan adanya"Diperbolehkan Merdeka"

 *Berikut daftar kebohongan ROY SURYO:*

(1). Dia BUKAN dosen UGM, yang benar adalah pengajar tamu di Program D-3 Komunikasi UGM, mengajar fotografi (itu pun saya duga hanya bbrp semestersaja, skrg saya cek ke sana sdh tidak dipasang ngajar lagi).

Terminologi

dosen tamu ini sangat umum di UGM, terutama di program D-3.

(2). Status kepegawaian KRMTRSN adalah PND/dosen di Institut Seni Indonesia

Jurusan Seni Media Rekam, para koleganya di sana sudah menganggap dia "tidak ada" karena dia sangat tidak aktif di ISI. Bahkan dalam banyak publikasi iaseakan-akan "menyembunyikan" statusnya sebagai dosen ISI.

(3). Ia sempat sekolah di Program S-2 Fakultas Kedokteran UGM (kalau tidak salah program … Promosi Kesehatan). Tidak pernah menyelesaikan studi S-2ini. Ia masuk ke S-2 FK UGM hanya gara-gara sang ayah yang dosen di FK UGM. Tidak lebih.

(4). Sewaktu orang rame-ramenya menyoal masalah Y2K dulu, ia diminta oleh Bank BPD DIY untuk membenahi TI di sana, hasilnya nol-besar. Ternyata ia hanya bisa berkomentar di media, tetapi ketika diminta untuk terjun langsung secara praktek di lapangan hasilnya nol besar.

(5). Bila sedang menjadi pembicara seminar, dia paling sering minta soft copy kepada pembicara lain, hingga suatu saat dia mencomotnya untuk "dijual" ke seminar yang lain. Untuk itu, kepada para pakar yang kebetulan satu sesi dengan dia, jangan sekali-sekali memberikan soft copy materi presentasi Anda kepada dia, kalau tidak mau kecolongan.

(6). Di komunitas fotografer amatir Jogja (HISFA) ia sudah tidak dianggap lagi, bahkan sudah terlalu sering diumpat para anggotanya hanya gara-gara ucapannya di media yang sering kebablasan.

(7). Teman-teman sering menggunjingkan dia sebagai orang yang "menyibukkan diri", ia orang yang sangat hiperaktif mengirim press release, maklumlah karena tidak ada kesibukan lain. Katanya: bagi Roy membuat press release yang sensasional lebih mudah daripada membuat anak, hehehehe. Ia sudah menikah hampir 10 tahun, belum punya anak juga, hehehehe.

(8). Selama ini ia selalu bilang "sedang dalam proses mengaktifkan kembali account email [EMAIL PROTECTED]". Saya berani taruhan, sampai kapan pun account email itu tidak pernah bisa aktif lagi. Kira2 tahun 1991-an, Tim IT PAU UGM membangun PUSKOM UGM. Waktu itu orang yang melek internet masih sangat terbatas, maka dicarilah mahasiswa atau alumni yang punya perhatian besar memajukan internet di UGM (saya ingat persis waktu itu masih era Trumpet Winshock, dan software2 kuno yang lain). Salah satu yang diundang adalah KRMTRS itu. Waktu itu para aktivis diberikan account email dengan domain ugm.ac.id. Nah, karena itu orang yang memiliki account ugm.ac.id tidak identik dengan "orang dalam" di UGM. Siapapun (asal aktivis) waktu itu bisa dibikinkan.Beberapa waktu kemudian, setelah Puskom UGM dikepalai oleh Dr. Ahmad Djunaidi, beliau mengambil kebijakan bahwa hanya "orang dalam" saja yang berhak menggunakan email ugm.ac.id., selain itu, bagi orang yang unit kerjanya di ugm sudah punya sub domain, maka account harus menyesuaikan. Akibat dari policy ini sangat jelas, bahwa orang-orang di luar UGM tidak lagi diperbolehkan menggunakan alamat email UGM, terang saja pembersihan inilah yang menggusur KRMTRS dari account ugm.ac.id. Kata PakDjunaidi, selama itu sudah diindikasikan penggunaan email UGM yang tidak tepat, di mana banyak terjadi penyalahgunaan, maka dilakukan penertiban. UGM sering mendapat komplain, pertanyaan, klarifikasi, atau apapun tentang seseorang yang menggunakan nama besar UGM untuk tujuan2 tertentu.

(9). KRMTRS memang pernah mendaftarkan diri untuk menjadi dosen Fisipol UGM. Kejadian ini kira-kira tahun 1991. Waktu itu Rektor UGM adalah Prof. Moch.Adnan, dan Dekan Fisipol (kalau tidak salah) masih Prof. Ichlasul Amal.Menurut teman-teman saya di Fisipol, salah satu kegagalan KRMTRS adalah karena indeks prestasi (IP) yang tidak memenuhi syarat untuk jadi dosen UGM, hehehehe. Ini faktual !! Dalam rangka memenuhi keinginan menjadi PNS, maka mendaftarlah ia menjadi PNS di ISI yang waktu itu baru saja membuka program studi Seni Media Rekam. Masuklah ia ke sana.

*for /episode 2 (moral roy suryo)/:*

priyadi kemarin diwawancarai oleh deltafm, untuk berbincang-bincang seputar apa itu blog. di tengah wawancara, pihak deltafm menghubungi roy suryo melalui telepon sebagai nara sumber kedua, dan seperti biasa beliau menyerang keberadaan blog itu sendiri.old habits die hard, kata orang bule. tidak puas setelah wawancara telponnya selesai, roy suryo mengirimkan ke shahnaz haque sebagai salah satu pewawancara dari deltafm dua sms sebagai berikut:

Mbak Shahnaz Yth, ini HP-ku. Kalau perlu apa2, silahkan kontak langsung kapan saja. Soal blog tadi, terusterang saya hanya tidak ingin masyarakat (bisa jadi?) mendapatkan informasi menyesatkan, karena Delta mengundang narsum yang tidak jelas moralnya. Mohon bisa dicheck benar terlebih dahulu.

FYI saja, komunitas TI sekarang ini sedang berjuang membersihkan borok2 Internet di Indonesia. Upaya ini tidak mudah, banya tantangan dari internal sendiri yg merasa terancam eksistensi (baca: kelakuan negatifnya). Kami juga bekerjasama erat dgn Depkominfo, ICT-Watch, APJII & Komisi Perlindungan Anak. ah, rupanya seperti itulah moral dari seorang roy suryo.

*for /episode 3 (suka men-junk mailing list dengan email yang sama)/:

*Hari ini email dari Roy Suryo terpampang di banyak mailing list. Baik yang memang dikirim sendiri (cross posting) atau disalinkan ke tempat lain " oleh penggemarnya atau penentangnya.
Saya lihat di Roy Suryo Watch, tulisan baru tersebut belum muncul. Saya kira hal ini tidak perlu disebut sebagai terlambat, melainkan justru memunculkan pertanyaan serius: mengapa Roy Suryo tidak merangkai buah pikirannya di sebuah blog? Coba pertimbangkan: mantan Presiden Soeharto memiliki media center, Hamzah Haz tidak ketinggalan, semua calon presiden juga menyediakan situs Web " representasi pribadi, situs ofisial untuk acara pemilihan presiden, dan yang disusun oleh pendukungnya (bayangkan betapa lengkapnya!) . Belum lagi jika ditilik pada ranah yang lebih luas lagi: ribuan anak-anak muda mulai menuangkan cerita dalam bentuk blog, dengan semua kekenesan dan kecentilan mereka. Mengapa pakar multimedia sekaliber Roy belum memulai? Sekarang dilihat dari manfaatnya.
Pertama, Roy tidak perlu memenuhi sekian mailing list dengan email yang sama dan menghasilkan ulir debat kusir di setiap tempat. Setiap respon yang dikirim untuk menanggapi akhirnya menjadi dikirim-silang ke banyak tempat. Tidak efisien kan?
Kedua, Roy tidak perlu merepotkan media massa berkaitan dengan kredibilitas keilmuan artikel yang dimuat. Maaf, saya bukan ahli yang punya kompetensi menilai kredibilitas tersebut, namun pada saat artikel tentang metadata dimuat di Kompas, tulisan tersebut menjadi awal letupan persoalan kredibilitas pembuktian yang dipaparkan di dalamnya. Jika Roy menulis pandangannya pada kasus tersebut dalam bentuk entri di blog, tentu dampaknya tidak segawat di media massa resmi.

Kita bersama maklum: secara umum, blog belum sampai dipandang sebagai sebuah media jurnalistik yang memiliki tingkat kredibilitas tinggi.

Ketiga, blog dilengkapi mekanisme komunikasi dengan pembaca dalam bentuk komentar dan antarblog dalam bentuk lacak balik (trackback). Dengan demikian pengunjung dapat langsung berdiskusi di situs tersebut atau,jika dia ingin lebih panjang-lebar, dapat menulis di blog miliknya dan mencantolkan hasil lacak baliknya sehingga pengunjung lain tetap dapat mengikuti aliran diskusi. J
angan dilupakan: tulisan yang secara serius membantah argumen pemakaian metadata pada tulisan Roy di Kompas
justru ditulis oleh Ariya Hidayat lewat blog " bukan lewat media massa resmi.

Terakhir: bukankah dengan demikian menaikkan peringkat Roy sendiri di  Google? Daripada peringkat atas dibiarkan dibajak oleh Roy Suryo Watch seperti yang terlihat di Google hari ini. Saya tidak punya urusan apapun dengan Roy Suryo. Apabila tulisan di atas dianggap menguntungkan posisi Roy, saya juga punya saran yang bijak kepada para penentangnya: gunakan pikiran jernih seperti yang diungkapkan Evelyn Beatrice Hall untuk Voltaire, I disapprove of what you say, but I will defend to the death your right to say it

*for /kekesalan salah satu korban gempa jogja (klimaks kebusukan roy)/:

* Roy Suryo Anda keterlaluan
  June, 2006

 Roy suryo anda keterlaluan, kali ini anda sudah sangat melampaui batas, ketika saya membaca suatu thread di milis yang saya lihat hampir setiap hari(yup, milis yang anda benci karena banyak sekali musuh anda disana), ada suatu thread yang dibuat oleh rony yang menuliskan aksi anda kembali di media massa dan pasti tak jauh permasalahannya,anda masih juga mempermasalahkan suatu media yang bernama blog atau weblog, apalagi ini blog yang ditujukan untuk membantu orang-orang yang terkena musibah gempa di yogyakarta dan jateng, anda menggunakan kesempatan ini untuk menuduh para blogger yang mencoba melakukan suatu kebaikan dalam hal menolong saudara-saudara kita yang terkena musibah tersebut. anda masih berargumen bahwa blog tersebut masih memakai data-data yang tak jelas, data yang ngawur, tidak berdasarkan fakta, data yang hanya karangan para blogger, trend sesaat. tapi saya coba beri tahu anda yang terhormat kanjeng bla..bla.. mereka(baca: blogger) bersusah payah membangun dan menghadirkan suatu informasi mengenai korban-korban gempa, mengetahui aksi anda yang anda perlihatkan diacara e-lifestyle dimetrotv (yeah, metrotv should kick roy out from that show), anda dengan serta merta menuduh blogger-blogger tersebut dengan tuduhan yang sangat menyakitkan hati, mereka itu mencari data dengan cara turun ke tempat kejadian atau berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terkait disana dan anda masih mengatakan itu suatu data ngawur? tolanglah anda berpikir sedikit jika anda masih punya otak.
jika memang suatu informasi itu akurat dan benar adanya adalah berdasarkan si sumber berita (dalam hal ini blog adalah ngawur versi roy) kenapa anda tidak meng-sms orang-orang berapa jumlah korban gempa, siapa saja yang meninggal, rumah sakit mana yang menangani pasien terbanyak, apakah korban-korban tersebut telah mendapatkan bantuan, karena anda hanya percaya SMS sebagai sarana informasi akurat dibanding media alternative seperti email atau blog, atau anda lebih percaya misalkan detik.com (maaf, saya coba ambil contoh detik.com), media mainstream tersebut mempunyai kebijakan sendiri dalam penyajian berita, berita tersebut harus melalui beberapa tahapan (dan itu terlalu lama), atau apabila detik.com memiliki fasilitas yang seperti mesin blog yang lain apakah anda masih percaya detik.com yang secara tidak langsung memiliki blogging system? mengenai sumber berita, teman kami dan teman-teman lainnya yang sudah mengunjungi tempat-tempat yang dilanda gempa secara langsung dan merekajuga melakukan suatu pendataan yang berkaitan dengan korba-korban gempa tersebut, bahkan telah membuat suatu sistem informasi mengenai korban-korban gempa tersebut dan informasi lainnya yang mudah-mudahan dapat bermanfaat dikemudian hari dan yang perlu diketahui mereka adalah blogger juga yang anda tidak percaya (walaupun anda hanya percaya blogger yang mendukung anda), pikirkan itu roy. anda memiliki banyak mobil-mobil tua antik yang harganya bisa sangat  mahal, kenapa anda tidak menggunakan apa yang anda punya atau yang anda bisa untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah yang notabene tidak jauh dari tempat anda berada daripada hanya memamerkan mobil-mobil tua yang menurut saya meaningless, their they are junk already. tolong bukalah pikiran anda, terima suatu inovasi dan teknologi sebagai mana anda menerima teknologi handphone yang hanya trend sesaat (karena handphone pasti berganti versi terus), dengan menggunakan media
alternative sebagai suatu alternative berita. dan sekali lagi jangan menggunakan suatu kejadian apalagi kejadian duka sebagai ajang untuk mencari popularitas seperti yang pernah anda lakukan ketika ada bencana di aceh. itu sangat menyakitkan roy,sangat menyakitkan. saya harap anda cepat sadar atau minimal masyarakat mengetahui betapa anda sangat busuk.

 **
 *for /the most hate man in maya world/:*

gw gak salah lagi roy suryo adalah orang yg sangat dibenci oleh user dari dunia online bahkan dari semua perguruan IT karena pertama dia terlalu bodoh dalam hal dunia IT

kedua gw bingung pemerintah merekrut dia

ketiga masih banyak lulusan IT yg lbh pintar dibanding dia loh

keempat semua hal yg dibicarakan telah menyesatkan dalam memberikan informasi yg benar karena informasi yg dia berikan sudah bs dibilang basi loh

kelima websitenya sering dihack karena banyak orang membencinya loh

*for /hal hal konyol ketika presentasi/: *

si "you-know-who" ini pernah nongol di kampus saya Bulan pebuari taun lalu.. buat ngisi seminar "telco bla.. bla.. bla">> *untung seminarnya gratis.. klo bayar.. BEUH
 *
hal&sup2; KONYOL yang ada di presentasi "you-know-who" :*

1. Baru kali ini saya dateng ke seminar "IT / telematika" yang pembicaranya ngga ngasih tau pendidikannya dalam CV. si Roy
cuma ngasih tau pekerjaan2nya aja. kayanya buat menyembunyikan fakta klo dia ga punya pendidikan formal / informal tentang IT 2. Bahkan dalam slide-slide awalnya, Roy suryo menggambarkan klo lanjutan 2G adalah java. padahal java kan bahasa pemograman?
3. si Roy ngakunya sebagai "Supervisor Website kepresidenan" . Pas ditanya situs pribadinya, dia bilang ga ada, dulu ada tapi
sekarang ga aktif. Bisa-bisanya dia jadi "Supervisor Website kepresidenan" , website sendiri aja ga ada
4. Dia bilang klo metadata foto ga bisa diedit dan bisa dijadikan bukti keaslian foto digital. pas ditanya kenapa metadata bisa diedit pake ACD See, dia malah ngeles "kan ada software buat tau metadatanya udah diedit atau belum". Ga nyambung dan jelas2 berlainan statement si Roy itu
5. Setengah waktu seminarnya cuma abis buat nyeritain tas nya yang ilang dibandara pas naek adam air. Ga penting banget
6. Waktu diakhir acara dia tunjukin atap rumahnya yang penuh parabola. WTF

*untungnya, di sertifikat seminarnya ngga ada nama dia sebagai pembicara. padahal biasanya di sertifikat seminar selalu ditulis nama pembicara

Berikut debat Pak Onno W. Purbo Vs Hi Roy ! yang semakin memperjelas kebusukan roy dalam dunia IT

 *Debat antara Master IT Beneran, Bapak Onno dengan pakar it gadungan, Roy Suryo.*

 Karena ga pernah mampir ke ruang TNP Pemilu 2004 di Hotel Borobudur yang tutup kemarin, maka gue ga akan pernah tau kalo ga dikasih tau bawah TNP (Tabulasi Nasional Pemilu) memiliki semacam Newsletter yang tersedia setiap hari dan dibagikan gratis oleh TNP pada media. Salah satu yang menarik di edisi terakhir ini adalah artikel pertamanya yang meliput dengar pendapat tentang sistem TI KPU, dengan pembicara Onno W. Purbo, Chusnul Mariyah (KPU), Basuki Suhardiman (KPU), Rahmat Zikri (KPU), Mahmur Suriadiredja (Telkom), dengan moderator Erwin Ramedhan (Kantor Menko Ekuin). Artikel berjudul Temu Dengar TI KPU: Onno W Purbo Pun Geram ini memuatbantahan dan serangan balik Onno Purbo pada so called pakar IT Roy Suryo.

Roy Suryo seperti dikutip oleh media massa mengatakan ada sejumlah kejanggalan dalam tampilan data IT KPU. Bahkan, menurut dia, ada sejumlah data misterius yang nyelonong masuk ke komputer KPU.
 
Onno W Purbo:
*Sori Roy, metodologimu itu salah dan datamu lemah. Roy Suryo sudah salah di tingkat metodologi. Roy mempersoalkan perubahan, padahal justru perubahan adalah esensi data komputer KPU.*

Mengawali komentarnya, Onno mengatakan pernyataan Roy Suryo tidak pada tempatnya. Roy membidik sasaran tembak yang salah. Data KPU adalah data yang terus berubah. Karena itu perubahan justru harus selalu terjadi. Kalau Roy mau mempersoalkan TI KPU, bandingkan data yang ada di komputer itu dengan data di setiap TPS. Ketika Roy Suryo mempertanyakan Kang Onno, yang malam ini tampil tidak seperti Kang Onno yang dia kenal (tampaknya Roy heran mengapa Onno membela KPU) maka dengan suara menggelegar menggelegar Onno menjawab:Saya berdiri di sini untuk membela 17 ribu anak anak saya. Saya telah mendidik mereka, dan mereka bekerja keras untuk pemilu ini. Saya tidak rela hasil kerja keras mereka dilecehkan.

Yang dibela Onno adalah para petugas data entry yang tersebar di sebagian besar kecamatan di negeri ini. Harus memasukkan data hasil pemilu ke dalam sistem komputer KPU, mereka adalah para siswa SMK, guru, mahasiswa. Mereka telah bekerja keras selama ini meng-input hasil pemilu dari setiap TPS di seluruh Indonesia. Sampai pagi ini, para petugas itu telah menginput lebih dari 103 juta suara dalam proses pemilihan presiden (Pilpres) putaran pertama ini. Artikel lain di newsletter diatas adalah SWARA: Pasang Surut Hubungan Presiden-Parlemen dan PROFIL: Fakhrurrozi Asnawi Tamu Tetap TNPOya, tentang Roy Suryo, ini ada profil dari Majalah Pantau dengan judul Roy Suryo, Sang Jagoan.Profil lengkap tentang Roy Suryo termasuk di mata orang-orang terdekatnya.

Artikel dengan subtitle Dosen multimedia yang dibesarkan media ini, saat itu (saat artikel keluar) digambarkan sebagai lulusan Jurusan Komunikasi di FISIP UGM yang sekarang adalah pengajar mata kuliah fotografi (???)
di UGM dan Institut Seni Indonesia yang disukai mahasiswa.
By enda on July 16, 2004 11:27 AM
http://pemilu2004. goblogmedia. com/wa… roy-suryo. html
<http://pemilu2004. goblogmedia. com/warta- tnp-onno- w-purbo-vs- roy suryo.html>
Jimmi wrote:

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://sahat.blogsome.com/2008/04/26/sedikit-cerita-tentang-kebohongan-roy-suryo/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Riosoft